Bahaya mie instan bagi kesehatan Makanan apa yang biasanya Anda cari saat turun hujan? Mie instan, bukan? Apalagi bila disajikan dengan direbus ditambah dengan irisan beberapa biji cabai rawit. Mie instan mungkin memang sudah menjadi makanan favorit sebagian besar masyarakat Indonesia, terutama anak kos di akhir bulan. Namun tahukah Anda bahaya mie instan jika Anda mengonsumsinya terlalu sering? Mie instan merupakan salah satu makanan yang telah diproses. Makanan yang diproses bukan hanya makanan yang telah jadi lalu dipanaskan lagi. Makanan yang diproses adalah makanan yang telah diubah dari bentuknya yang asli menjadi bentuk baru lagi karena alasan kesehatan, kenikmatan, maupun alasan tertentu lain. Proses yang dapat terjadi pada pemrosesan makanan ini antara lain adalah pendinginan, pemasakan, pemanasan dan pengeringan. Bahaya mie instan jika dimakan terlalu sering adalah terkait dengan banyaknya proses kimia dan penambahan bahan-bahan lain yang tidak baik untuk kesehatan...
Postingan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
IDENTIFIKASI FARMAKOPOR Farmakofor adalah deskripsi abstrak dari fitur molekuler yang diperlukan untuk pengenalan molekuler ligan oleh makromolekul biologis. IUPAC mendefinisikan farmakofor sebagai "sekumpulan fitur sterik dan elektronik yang diperlukan untuk memastikan interaksi supramolekul optimal dengan target biologis spesifik dan untuk memicu (atau menghalangi) respons biologisnya". Model farmakofor menjelaskan bagaimana ligan struktural yang beragam dapat berikatan dengan situs reseptor yang umum. Selanjutnya, model farmakophore dapat digunakan untuk mengidentifikasi melalui desain de novo atau ligan novel skrining virtual yang akan mengikat reseptor yang sama. Fungsi farmakofor: 1. Mendifinisikan gugus penting yang berikatan dengan reseptor 2. Menentukan struktur 3 dimensi dari suatu molekul 3. Untuk mengetahui komformasi aktif 4. Penting untuk desain Obat 5. Penting untuk men...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
ATEROSKLEROSIS DAN ANTIHIPERLIPIDEMIA A.Aterosklerosis adalah penyempitan dan penebalan arteri karena penumpukan plak pada dinding arteri. Penumpukan plak tersebut terjadi saat lapisan sel pada dinding dalam arteri (endothelium) yang bertugas menjaga kelancaran aliran darah mengalami kerusakan. Plak yang menyebabkan aterosklerosis terdiri dari kolesterol, zat lemak, kalsium, dan fibrin (zat dalam darah). Plak dapat terbawa aliran darah hingga menyebabkan penyumbatan, atau membentuk bekuan darah pada permukaan plak. Hal tersebut menyebabkan peredaran darah dan oksigen dari arteri ke organ tubuh terhambat. Meski digolongkan sebagai gangguan jantung, aterosklerosis sebenarnya dapat terjadi pada arteri di bagian tubuh mana pun, seperti otak, ginjal, atau kaki, serta dapat memicu masalah kesehatan di bagian-bagian tersebut. Terjadinya aterosklerosis bisa berawal sejak masa anak-anak dan berkembang terus secara perlahan. Gejala membahayakan baru muncul ketika us...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Arteriosklerosis dan Antihiperlipidemia Istilah arteriosklerosis berasal dari Yunani yang terdiri dari kata arteria yang berarti pembuluh darah dan sklerosis yang berarti pengerasan. Jadi dapat disimpulkan arteriosklerosis adalah pengerasan pembuluh arteri akibat penurunan elastisitas pembuluh darah arteri, yang disebabkan oleh adanya timbunan lemak pada lapisan dinding bagian dalam pembuluh darah. Aterosklerosis dan arteriosklerosis merupakan istilah yang mirip dan terkadang digunakan untuk menunjukkan suatu kondisi penyakit yang sama, namun istilah arteriosklerosis dan aterosklerosis perlu dibedakan satu sama lain. Arteriosklerosis berarti penurunan elastisitas pembuluh darah atau kekakuan pembuluh darah yang disebabkan oleh hilangnya elastisitas otot-otot arteri. Ketika usia muda, arteri fleksibel karena adanya protein yang disebut elastin ketika usia bertambah, ada kehilangan komponen ini sehingga menyebabkan penebalan dinding arteri, sedangkan...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Arteriosklerosis dan Antihiperlipidemia Istilah arteriosklerosis berasal dari Yunani yang terdiri dari kata arteria yang berarti pembuluh darah dan sklerosis yang berarti pengerasan. Jadi dapat disimpulkan arteriosklerosis adalah pengerasan pembuluh arteri akibat penurunan elastisitas pembuluh darah arteri, yang disebabkan oleh adanya timbunan lemak pada lapisan dinding bagian dalam pembuluh darah. Aterosklerosis dan arteriosklerosis merupakan istilah yang mirip dan terkadang digunakan untuk menunjukkan suatu kondisi penyakit yang sama, namun istilah arteriosklerosis dan aterosklerosis perlu dibedakan satu sama lain. Arteriosklerosis berarti penurunan elastisitas pembuluh darah atau kekakuan pembuluh darah yang disebabkan oleh hilangnya elastisitas otot-otot arteri. Ketika usia muda, arteri fleksibel karena adanya protein yang disebut elastin ketika usia bertambah, ada kehilangan komponen ini sehingga menyebabkan penebalan dinding arteri, sedangkan...